Selasa, 24 Juni 2014

Konten Proposal Untuk Donor


Format Proposal:

Bagi rekan-rekan yang ingin membuat poposal untuk pengajuan dana kepada pendonor sedikit saya sampaikan 
hal-hal yang berkaitan dengan dokumen dan konten proposal.

Format proposal atau permohonan kemitraan diusahakan sesederhana dan sejelas mungkin dengan panduan pokok berikut ini.
Silahkan memberikan rincian tambahan informasi yang relevan dengan kegiatan yang diusulkan. Jika kelompok yang memerlukan bantuan tidak dapat membaca dan menulis, bisa meminta bantuan dengan bentuk power point bersuara atau film pendek dengan alur yang sama dengan proposal dilampiri budget. Prinsip utama yang diusulkan oleh program ini dalam menyusun kegiatan adalah partisipatif, bertanggung gugat, transparan, dan memiliki cara pelaporan horizontal antar anggota komunitas secara rutin. Usahakan untuk menyertakan tanda persetujuan dari masyarakat yang didampingi bagi LSM yang mengambil peran sebagai perantara kegiatan.

A.Keterangan Administrasi dan Komunitas/Lembaga:
1.     Judul Proyek/Kegiatan
2.  Nama Komunitas/LSM/Kelompok Usaha Bersama (Sertakan akte pendirian jika terdaftar dan atau kesepakatan pendirian kelompok beserta susunan pembina dan pengurus)
3.    Kontak Utama Kegiatan dan Penanggung Jawab Kegiatan: (biasanya dua atau orang berbeda. Pada kelompok usaha bersama dapat diisi ketua yang dipilih secara demokratis atau pejabat desa setempat dengan ketua pelaksana kegiatan yang ditentukan kelompok).
4.     Alamat Kontak (bukan Kode Pos, Telpon, Fax, dan email)
5.      Nomor Rekening Bank (Tidak wajib isi. Ketika sudah dinyatakan disetujui proposalnya oleh Panitia Pengarah dan menerima surat perny at aan persetujuan, komunitas atau lembaga pemohon diharuskan atas nama Dewan atau rekening gabungan / joint account dengan penandatangan 2 atau 3 orang yang tidak memiliki hubungan keluarga atau hubungan yang tidak setara antara pihak yang menandatangani rekening / account.)

B. Keterangan Proyek/Kegiatan;
1.     Penjelasan letak geografis daerah kerja proyek: peta lokasi (jika ada); penjelasan singkat ekosistem daerah kerja; satwa dan tanaman endemic serta species migrasi jika ada dan bagaimana statusnya; luasan daerah kerja yang berpotensi menerima dampak; status hak pemanfaatan wilayah dan hak pengelolaan wilayah; status perlindungan dan konservasi jika ada).
2.     Sebutkan keadaan umum lokasi yang diusulkan dan makna tempat ini secara sosial dan ekonomi dengan masyarakatnya. (Berapa anggota masyarakat yang secara aktif menjadi penggerak proyek; berapa jumlah populasi laki-laki, perempuan dan anak-anak pada kampung atau kelompok masyarakat yang akan bermitra; bagaiamana kekuatan atau kelamahan pengorganisasian masyarakatnya; pola kepemimpinan dan pembagian tugas; apa sumber mata pencaharian utama mereka; hubungan antara manusia dengan sumberdaya atau lingkungannya; jika ada sebutkan praktek-praktek kearifan tradisional yang masih dilakukan yang menghambat atau mendukung upaya pelestarian sumberdaya keaneragaman hayati.)
3.     Sertakan analisa dari diskusi bersama masyarakat tentang ancaman ekologis yang dihadapi masyarakat; upaya apa saja yang sudah dilakukan secara kolektif bersama-sama; upaya mana yang berhasil dan upaya mana yang tidak berhasil; upaya-upaya mana yang akan diperkuat bersama-sama dan memerlukan bantuan dari pendonor atau sumber dana lain.
4.      Kemampuan dan kelemahan kolektif yang dapat menjadi peluang dan tantangan untuk merubah perilaku dan kebijakan sehingga lebih ramah lingkungan.
5.      Analisa masalah dan usulan pemecahan masalah.
6.     Tujuan Jangka Panjang Kegiatan yang dimintakan bantuan; Sasaran atau Tujuan Jangka Pendek; Hasil-hasil yang diharapkan dan kegiatan apa yang diusulkan (sertakan pula bagaiamana masyarakat akan mengukur sendiri arah dari tindakan bersama; apakah tepat arah mencapai tujuan atau tidak.).
7.      Rencana keberlanjutan kegiatan sesudah selesai pendanaan. (Kegiatan dan perkiraan keberlanjutan kegiatan sesudah masa proyek selesai (jika revolving fund atau micro financing, maka siapa yang akan bertanggung jawab terhadap pengelolaannya. Jika yang diusulkan adalah kegiatan produksi, sertakan rencana usaha secara sederhana meliputi keterangan produksi, pengadaan bahan baku, asal dari bahanbaku dan bagaimana mendapatkannya, bagaimana mutu produksi dijaga dan bagaimana pemasarannya. Siapa yang bertanggung jawab dalam kelompok mengenail pembukuan, pemasaran, penjualan, pengepakan, transportasi dan kontrol mutu.)
8.     Monitoring dan Evaluasi Kelompok (tentukan indikator pencapaian dan cara-cara mengukurnya yang sederhana dan dapat dilakukan bersama-sama oleh dan dengan masyarakat, meliputi indikator biologi dan index sustainabilitas sumberdaya; indikator sosial dan ekonomi; indikasi dampak ekologis, sosial dan ekonomi; petunjuk kecenderungan atau perkembangan kewiraushaan masyarakat jika kegiatan yang diusulkan menyangkut kegiatan produksi dari sumberdaya keanekaragaman hayati. Jika terdapa kegiatan untuk dialog kebijakan dengan pihak-pihak yang berwenang, maka sertakan indikasi keberhasilan negosiasi posisi masyrakat dalam mengamankan hak pemanfaatan, pengelolaan dan perlindungan sumberdaya alamnya.)
9.     Perkiraan Resiko dan Tindakan yang diusulkan untuk mengurangi resiko yang dihadapi dalam mencapai tujuan atau selama pelaksanaan kegiatan.
10.   Perkiraan Anggaran 
Critic.net/world-cup-2014 /

Tidak ada komentar:

Posting Komentar