KEWIRAUSAHAAN
I.
INDONESIA
MEMBUTUHKAN BANYAK WIRAUSAHAWAN
Alhamdulillah
patut kita syukuri dalam forum ini, untuk kesekian kali kita kembali belajar
materi kewirauasahaan sebagai wujud sumbangsih kita kepada negeri tercinta yang
sedang gencar-gencarnya menggalakan kewirauasahaan.
Sesuai standar
internasional suatu negara dinilai sebagai negara maju apabila memiliki
wirausahawan minimal 3% dari jumlah penduduknya.
Berikut
data-data relevan yang menjadi bahan dasar materi kewirausahaan ini :
1.
Data
Pendapatan Per Kapita : Menurut IMF,
Indonesia USD 3.015
Malaysia USD 8.432 (3 kali lipat Indonesia)
Singapura USD 43.117 ( 14 kali lipat Indonesia)
Dan sedangkan pendapatan rata-rata per kapita per bulan Indonesia masih
ada di level Rp 2.261.250 dan Malaysia bisa mencapai di level Rp 6.317.200.
2.
Data
Kemiskinan di Indonesia 2011
Menurut data Kementrian Sosial adalah 13,3% atau sekitar 31,5 juta jiwa
penduduk miskin, menyamai jumlah penduduk Malaysia yang berjumlah 28,2 juta
jiwa dan 6 kali jumlah penduduk Singapura yang berjumlah sekitar 4,9 juta jiwa.
3.
Data
Pengangguran di Indonesia 2011
Tertinggi di Asia Fasifik yaitu 7,1% (Menurut data Wikipedia),
bandingkan dengan Malaysia yang hanya 3,7%, Singapura hanya 2%, dan bahkan
Thailand 1,8% dari total usia produktif.
4.
Data
Kewirausahaan di Indonesia 2011
Dari data Kementrian Koperasi dan UKM, baru mencapai 1,56% atau 3,75
juta jiwa dari 240 juta penduduk, negara tetangga kita Malaysia ada di level
5,5% (dari Total 28,2 juta jiwa) an Singapura 7% (dari 4,9 juta Jiwa)
Data tersebut
menunjukan masih sangat terbuka untuk menjadi pengusaha di Indonesia, tercatat
tidak kurang 10 kementrian yang ikut berperan aktif dalam pembinaan
kewirausahaan di Indonesia, maka isu pengangguran dan kemiskinan akan dengan
sendirinya terselesaikan. Oleh karena itu berusaha terus pantang menyerah untuk
tetap kerja keras dan kerja cerdas.
II. BAHAN BAKU KESUKSESAN
Pencapain kesuksesan memerlukan tiga faktor pendukung yang satu sama
lain saling melengkapi dan tidak mungkin kehilangan salah satunya, ketiga
faktor tersebut adalah:
1.
Kemampuan
( Keterampilan, Pengalaman, Wawasan)
2.
Usaha
( Kerja Keras)
3.
Attitude
( Sikap Pendirian/Perilaku)
Ketiganya ini
adalah sesuatu yang pasti dimiliki oleh setiap individu, setiap diri pasti
mempunyai kemampuan tertentu, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun maupun
kehidupan dalam menjadi pengusaha.
KEMAMPUAN X USAHA X ATTITUDE = SUKSES
50 % X
50% X - 10 % = - 25000 %
BAIK X
KERAS X PUTUS ASA
= GAGAL
MALAS BELAJAR
MENYALAHKAN ORANG LAIN
KURANG INISIATIF
BERPIKIR
NEGATIF
1.
KEMAMPUAN
Alloh tidak menghadirkan kita atau siapapun terlahir kedunia ini tanpa
kemampuan sama sekali karena setiap mahluk diciptakan dengan keunikan
tersendiri.
Contoh nyata adalah seperti liputan yang pernah ditayangkan di beberapa
stasiun TV lokal tentang seorang gadis kecil yang mengalami down syndrom, padahal ternyata gadis
kecil tersebut dapat bermain alat musik piano dengan baik dan memiliki
kemampuan berenang bahkan pada dua bidang tersebut ia beberapa kali mendapatkan
piala penghargaan untuk tingkat Nasional, Asia, maupun Internasional.
Jadi dapat kita yakini dan nyatakan bahwa setiap manusia pasti memiliki
potensi kemampuan tertantu. Mungkin tidak sama satu dengan yang lainnya, namun
bila potensi itu dapat digali maka sebetulnya tidak ada manusia biasa-biasa
saja.
2.
USAHA
Demikian juga tidak ada orang yang tidak berusaha dalam mewujudkan apa
yang diinginkannya, tidak ada yang negatif semuanya positif, yang berbeda
adalah seberapa besar usahanya dibandingkan orang lain, sebagian orang-orang lebih
gigih, lebih pantang menyerah dalam upaya mewujudkan cita-citanya dari yang
lain. Sebagian lagi mudah menyerah, mudah putus asa, suka menyalahkan
lingkungan dan lain-lain.
3.
ATTITUDE
Berbeda halnya dengan attitude selain memiliki sisi positif tapi juga
sisi negatif, yang berbahaya adalah bagi siapa saja yang memeliharanya (sisi
negatif) karenanya akan menjadi penghalang utama bagi yang bersangkutan dalam
mewujudkan cita-citanya. Ini sangat berbahaya dan semaksimal mungkin kita
hindari dan buang jauh sifat attitude yang negatif karena menjauhkan dari
cita-cita kita.
Sekarang kita
aplikasikan rumus sukses tersebut terhadap ilustrasi yang sudah digambarkan
sebelumnya.
Artinya bila
anda memiliki kemampuan hingga angka 70% dan mengerahkan usaha hngga mencapai
90% namun anda masih mempertahankan Attitude yang negatif (-) 5% maka kadar
kesuksesan yang anda raih pun dipastikan menjadi minus pula alias gagal.
Demikian pula jika anda memiliki
kemampuan 40% dengan usaha di level 50% tapi anda mempunyai Attitude yang
positif (+) maka hasilnya pun juga positif. Artinya kita bisa lebih berharap
bahwa apa yang kita lakukan akan membuahkan apa yang kita inginkan.
Key Words –nya
adalah “Milikilah mental attitude yang
positif “ seperti berpikir positif, yakin akan berhasil, pantang menyerah agar
kita mendapatkan ridlo ALLOH untuk menjadi individu yang sukses.
Semoga kita
semua sentiasa berusaha memiliki dan memelihara sikap mental yang positif agar
bisa mendekatkan kita pada keadaan yang lebih baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar