![]() |
| Harimau |
Pemimpin dan Perubahan
Kepemimpinan dan perubahan berlangsung seiring.
Pemimpin menyukai perubahan, itulah unsur pilihan mereka. Mereka menyenanginya
karena mereka memiliki banyak ide cermelang yang dapat digunakan untuk
peningkatan kinerja tim dan usaha pencapaian organisasi. Sebaliknya bos
menyukai menjalankan organisasinya bagaikan mesin. Mereka merasa paling bahagia
dalam keadaan yang mapan, tanpa suatu apapun yang mengancam kemapanan itu.
Meskipun pemimpin tulen secara insting berusaha
mengubah dan meningkatkan segala keadaan, usahanya tidak akan cukup berhasil
kecuali jika perubahan eksternal dan internal mempengaruhi organisasinya juga.
Selain perubahan yang diciptakan oleh ide-ide yang dimilikinya seorang pimpinan
yang baik juga harus siap menghadapi perubahan yang tidak diprediksikan,
misalnya bencana alam, demo karyawan atau perubahan susunan managerial yang
mendadak, dan ada wajib memiliki toleransi tinggi terhadap hal tersebut.
Untuk memenuhi latar belakang perubahan itu dan terus menerus berupaya agar tetap berhasil dalam proses perubahan itu, diperlukan konsep yang dapat digunakan yaitu
2. Inspirasi/motivasi.
Kepemimpinan berkait erat dengan inspirasi.
3. Pendekatan
seorang pemimpin dan sikap yang diperlihatkannya mengobarkan motivasi yang
ada dalam diri organisasi, tim dan individu.
4. Membangun tim.
Seorang pemimpin dengan sendirinya akan berpikir dalam kerangka tim.
5. Teladan.
Kepemimpinan pada dirinya sendiri adalah teladan. Seorang pemimpin harus
memiliki sumbangsih langsung kepada tugas umum, sehingga membuatnya “memimpin
dari depan”.
6. Penerimaan.
Anda bisa menjadi bos, namun belum menjadi pemimpin sampai penunjukan itu
diterima hati dan pikiran orang yang bekerja bersama anda.
Dari berbagai jenis pendekatan dan pemahaman
kepemimpinan yang ada selalu memiliki tujuan akhir yaitu bagaimana menciptakan
sebuah tim dengan kinerja yang tinggi, karena memang itulah hasil dari pemimpin
yang baik. Tim yang memiliki kinerja tinggi itu memiliki ciri–ciri sebagai
berikut:
1. sasaran yang
realistis 2. rasa
tanggung jawab bersama terhadap tujuan 3. penggunaan sumber daya sebaik mungkin 4. suasana keterbukaan
5. mengkaji kembali kemajuan yang telah dicapai 6.
membangun pengalaman
7. bertahan dalam krisis
Tim dengan ciri–ciri seperti hal diatas, dapat dibangun dengan peran aktif seorang pemimpin didalamnya. Keberhasilan dari sebuah tim lima puluh persen tergantung dari pemimpin dan lima puluh persen sisanya tergantung dari kualitas, pelatihan dan moral mereka yang bekerja bersama anda sebagai pimpinan.
Mudah2an ini bisa memberikan pencerahan berkaitan dengan kepemimpinan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar